Keadaan Bali Setelah Gunung Agung Erupsi?

Keadaan Bali Setelah Gunung Agung Erupsi?

Bali kota sejuta penggunjung. Bali adalah sebuah provinsi yang ada di indonesia dengan Denpasar sebagai Ibu kotanya. Bali juga masih tergabung dengan kepulauan Nusa Tenggara.

Mayoritas Penduduk di Bali adalah beragama Hindu dengan Nyepi sebagai hari raya nasional di provinsi tersebut. Bali merupakan tujuan wisata yang paling terkenal di seluruh dunia dikarenakan pantainya yang bagus dan sangat bersih selain itu bali juga memiliki banyak objek wisata lainnya, dan tidak salah lagi pendapatan negara dari bali juga pasti sangat besar.

Beberapa hari yang lalu, salah satu Gunung Agung Bali kembali terjadi Erupsi dan hal itu membuat panik wisataan mancanegara. Gunung Agung mulai erupsi pada hari Senin (2/7/2018) malam pukul 21:04 Wita.

Gunung Agung tercatat mengalami Erupsi sekitar 7 menit dan menyemburkan abu Vulkanik setinggi 2.000 meter di hitung dari puncak Gunung Agung itu sendiri. Letusan ini menjadi yang terbesar selama 2 tahun terakhir. Menurut data PVMBG saat ini Gunung Agung sudah di naikan statusnya menjadi Siaga Level III.

Update yang terbaru, Gunung Agung kembali erupsi pada hari Selasa (3/7/2018) pada pukul 04:13 Wita, tetapi berdasarkan data terakhir PVMBG erupsi terakhir tidak mengeluarkan atau menyemburkan abu vulkanik lagi, abu vulkanik yang ada merupakan sisa dari letusan sebelumnya.

Setelah erupsi Gunung Agung terjadi di lakukan penutupan 2 bandara, yaitu bandara Jember dan Bandara Bayuwangi dari pagi sampai dengan jam 15:00 Wita, karena arah abu vulkanik menuju ke arah barat.

PVMBG juga telah menghimbau lokasi aman adalah radius 4 kilometer dari Gunung Agung, sejauh ini warga di sekitar lereng gunung semua sudah di ungsikan. Sebagai Informasi walaupun pada tanggal 29 juni 2018 kemarin Bandara Ngurah Rai sempat di tutup tetapi saat ini semua sudah aman terkendali.

Jarak antara Gunung Agung dengan Denpasar adalah berada sekitar 80 kilometer, jadi jika ditanyakan keamanan untuk jalan-jalan ke Bali, bisa dikatakan aman sentosa dan tidak ada masalah. Jadi jika anda berniat liburan ke Bali silakan saja karena sampai saat ini abu vulkanik tidak sampai ke Denpasar.